facebook pixel

Bunda Ayo Ajari Si Kecil Lepas Dari Popok dengan Training Pants!

Main Image: Bunda Ayo Ajari Si Kecil Lepas Dari Popok dengan Training Pants!

Mengajarkan anak untuk lepas dari popok memang tidak mudah ya, bun. Padahal, jika terus-terusan menggunakan popok, si kecil jadi tidak bisa belajar buang air ke toilet. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membiasakan anak agar tidak pipis di celana adalah melakukan toilet training.

Toilet training merupakan proses ketika seorang anak belajar buang air kecil atau buang air besar di toilet layaknya orang dewasa dan diajarkan untuk tidak membuang kotoran pada popok. Nah, untuk memudahkan proses toilet training, bunda bisa menggunakan training pants.

Untuk bunda yang belum mengetahui apa itu training pants, bunda bisa membacanya di sini.

Dengan menggunakan training pants, anak akan diajarkan bagaimana tidak nyamannya buang air di celana. Dan satu-satunya jalan agar ia tetap merasa nyaman adalah dengan buang air di toilet.

Biasanya, toilet training dilakukan saat si kecil memasuki usia kurang lebih 1 tahun. Bunda bisa mengajarkan cara menggunakan toilet sendiri tanpa bantuan orang tua. Selain itu, bunda juga harus mengatakan kepada si kecil untuk memberitahu bunda saat ia merasa ingin buang air. Anak bisa mengatakannya langsung atau menyampaikannya dengan gerak-gerik, misalnya dengan memegang alat kelaminnya.

Nah, saat anak sudah bisa melakukan hal-hal tersebut, bunda bisa mulai melepas popok dan menggantinya dengan training pant. Kenapa training pant digunakan di akhir? Hal ini bertujuan untuk berjaga-jaga jika si kecil kelepasan buang air di celana, bunda tidak perlu khawatir lantai rumah kotor karena urine akan tertahan di dalam celana.

Tapi, tahukah bunda bahwa terdapat beberapa hal yang boleh dan tidak boleh bunda dilakukan saat  si kecil menggunakan training pants. Apa saja ya? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Do: Perhatikan Gerak-Gerik si Kecil

Perlu bunda ketahui bahwa si kecil mungkin tidak akan selalu mengatakan kalau dia sedang ingin buang air. Karena itulah, perhatikan gerak-geriknya. Atau bunda juga bisa menanyakan apakah ia ingin buang air atau tidak.

Do: Pilih Pakaian yang Mudah Dibuka

Agar si kecil lebih mudah dalam melakukan toilet training, pilihlah pakaian yang mudah dibuka. Hal ini akan membantunya saat ia sedang dalam posisi kebelet. Jika si kecil kesulitan membuka pakaian, akhirnya ia akan memutuskan untuk tetap buang air di celana.

Do: Beri Pujian dan Terima Kasih

Ketika si kecil berhasil buang air tanpa mengotori training pants-nya, tak ada salahnya lho untuk memberinya pujian.  Hal ini sebagai bentuk rasa terima kasih bunda pada buah hati karena sudah melakukan hal yang baik.

Don’t: Memaksa

Sama halnya seperti belajar membaca, mengajarkan anak untuk lepas dari popok juga tidak bisa dipaksa. Buat si kecil merasa nyaman dengan proses belajarnya.

Don’t: Memarahi

Jangan pernah memarahi anak ya meskipun dia salah ya, bun. Seperti yang dijelaskan di atas, buat si kecil merasa nyaman. Daripada memarainya, lebih baik bunda memberikan pengertian dan penjelasan mengenai pentingnya buang air di toilet.

Don’t: Jangan Terlalu Banyak Berharap

Jangan berharap anak akan lulus toilet training dengan cepat. Butuh waktu yang lama agar ia bisa benar-benar menggunakan toilet sendiri dan lepas dari popok.


Share this Post:

Related Posts:

Whatsapp Telepon SMS